Testimoni Publikasi Jurnal SINTA 3 dari
Publikasi artikel ilmiah di jurnal terakreditasi menjadi
salah satu bagian penting dalam pengembangan karya akademik. Bagi dosen dan
peneliti, publikasi tidak hanya menjadi sarana untuk menyebarluaskan hasil
penelitian, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi gagasan dan kontribusi
terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Salah satu pengalaman publikasi yang dapat menjadi inspirasi
datang dari Wiwi Fismariza, M.Pd., peneliti dari Universitas Negeri
Padang. Berdasarkan dokumentasi publikasi yang dibagikan, artikel ilmiah
yang ditulis bersama tim berhasil terbit pada Armada: Jurnal Penelitian
Multidisiplin, yang pada materi tersebut tercantum sebagai jurnal
terakreditasi SINTA 3.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu contoh bahwa proses
penelitian, penulisan artikel, penyempurnaan naskah, hingga publikasi
membutuhkan ketekunan dan konsistensi.
Artikel Berjudul Development of Augmented Reality
Learning Media
Artikel yang ditampilkan dalam dokumentasi berjudul:
Artikel tersebut mencantumkan penulis Wiwi Fismariza,
Ridho Bayu Yefterson, Azmi Fitria, dan Eka Asih Febriani. Pada dokumentasi
yang sama, artikel tercantum dalam ARmada: Jurnal Penelitian Multidisiplin,
Volume 4 Nomor 7, Juli 2026.
Dari judulnya, penelitian tersebut mengangkat tema yang
menarik dalam bidang pendidikan, yaitu pengembangan media pembelajaran
augmented reality (AR) yang diintegrasikan dengan pendekatan experiential
learning untuk mendukung kemampuan berpikir kronologis siswa dalam
pembelajaran sejarah.
Topik tersebut menunjukkan bagaimana teknologi dapat
dipadukan dengan pendekatan pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar
yang lebih kontekstual.
Berhasil Terbit di Jurnal Terakreditasi SINTA 3
Dokumentasi testimoni menampilkan identitas Armada:
Jurnal Penelitian Multidisiplin
Bagi penulis, publikasi pada jurnal terakreditasi menjadi
sebuah pencapaian yang dapat menambah pengalaman dalam proses diseminasi hasil
penelitian.
Namun, penting untuk dipahami bahwa kualitas artikel ilmiah
tidak hanya dilihat dari tingkatan akreditasi jurnal. Substansi penelitian,
metode yang digunakan, kualitas data, ketepatan analisis, referensi, serta
kepatuhan terhadap etika akademik tetap menjadi bagian utama dari sebuah karya
ilmiah.
Testimoni dan Pesan dari Penulis
Dalam materi dokumentasi, terdapat pesan apresiasi bahwa
karya tersebut diharapkan menjadi kontribusi bagi ilmu pengetahuan. Dokumentasi
juga menampilkan ungkapan “Terus Berkarya dan Menginspirasi”, yang
menggambarkan semangat untuk terus mengembangkan penelitian dan publikasi
akademik.
Bagi akademisi lain, pengalaman seperti ini dapat menjadi
motivasi untuk terus menghasilkan karya penelitian yang relevan dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Perjalanan Publikasi Artikel Ilmiah
Publikasi jurnal pada dasarnya merupakan proses yang
membutuhkan beberapa tahapan. Penulis perlu mempersiapkan artikel sesuai dengan
ketentuan jurnal sebelum naskah dikirimkan.
Beberapa hal yang umumnya perlu diperhatikan antara lain:
1. Menentukan topik penelitian
Topik penelitian perlu memiliki fokus yang jelas dan relevan
dengan bidang keilmuan. Dalam artikel ini, fokusnya berkaitan dengan media
pembelajaran augmented reality, experiential learning, dan kemampuan berpikir
kronologis dalam pembelajaran sejarah.
2. Menyusun artikel secara sistematis
Artikel ilmiah perlu disusun berdasarkan struktur yang
dipersyaratkan oleh jurnal. Setiap bagian, mulai dari abstrak, pendahuluan,
metode, hasil, pembahasan, hingga kesimpulan, perlu memiliki keterkaitan yang
jelas.
3. Memilih jurnal yang sesuai
Pemilihan jurnal perlu mempertimbangkan bidang ilmu, fokus
dan ruang lingkup, pedoman penulis, proses review, serta status jurnal.
4. Melakukan pemeriksaan naskah
Sebelum melakukan submission, penulis sebaiknya memeriksa
kembali tata bahasa, sitasi, daftar pustaka, tabel, gambar, format file, dan
kelengkapan dokumen.
5. Mengikuti proses editorial
Setelah artikel dikirimkan, naskah dapat melalui pemeriksaan
awal, proses review, revisi, dan keputusan editorial sesuai dengan kebijakan
jurnal.
Mengapa Publikasi Jurnal SINTA 3 Menjadi Pencapaian bagi
Akademisi?
Jurnal terakreditasi SINTA sering menjadi salah satu tujuan
publikasi bagi akademisi di Indonesia. Publikasi pada jurnal yang sesuai dengan
bidang penelitian dapat menjadi bagian dari rekam jejak akademik sekaligus
sarana untuk memperluas jangkauan hasil penelitian.
Bagi dosen dan peneliti, artikel yang telah diterbitkan juga
dapat menjadi referensi bagi peneliti lain yang mengembangkan topik serupa.
Dalam konteks penelitian pendidikan, misalnya, kajian
mengenai augmented reality dapat membuka peluang penelitian lanjutan mengenai
teknologi pembelajaran, media interaktif, pengalaman belajar siswa, maupun
pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sejarah.
Teknologi Augmented Reality dalam Pembelajaran
Augmented reality merupakan teknologi yang dapat
menggabungkan elemen digital dengan lingkungan nyata. Dalam konteks pendidikan,
teknologi ini berpotensi digunakan untuk menghadirkan objek atau informasi
pembelajaran dalam bentuk yang lebih interaktif.
Ketika dipadukan dengan pendekatan experiential learning,
penggunaan teknologi dapat diarahkan agar siswa tidak hanya menerima informasi,
tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang lebih aktif.
Karena itu, penelitian mengenai pengembangan media
pembelajaran berbasis augmented reality memiliki relevansi dengan perkembangan
pendidikan digital.
Meski demikian, efektivitas sebuah media pembelajaran tetap
perlu dibuktikan melalui metode penelitian yang tepat, data yang memadai, serta
evaluasi terhadap pengguna atau peserta didik.
Tips bagi Penulis yang Ingin Publikasi Jurnal SINTA 3
Bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti yang sedang
mempersiapkan artikel untuk jurnal SINTA 3, beberapa langkah berikut dapat
membantu:
- Pilih
jurnal yang sesuai dengan bidang dan topik penelitian.
- Baca
pedoman penulis sebelum melakukan submission.
- Pastikan
struktur artikel mengikuti template jurnal.
- Gunakan
referensi akademik yang relevan dan mutakhir.
- Periksa
konsistensi sitasi dan daftar pustaka.
- Pastikan
data dan metode penelitian dapat dipertanggungjawabkan.
- Hindari
plagiarisme dan praktik publikasi yang tidak etis.
- Siapkan
diri untuk menerima masukan dan melakukan revisi.
- Periksa
kembali status dan informasi jurnal melalui sumber resmi sebelum melakukan
submission.
Publikasi Bukan Sekadar Mengejar Status Jurnal
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh penulis
adalah tidak menjadikan status akreditasi sebagai satu-satunya tujuan
publikasi.
Artikel yang baik seharusnya memiliki kontribusi yang jelas,
metodologi yang sesuai, pembahasan yang kuat, serta sumber referensi yang dapat
dipertanggungjawabkan.
Status SINTA dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam
memilih jurnal, tetapi kualitas penelitian dan integritas akademik tetap
menjadi fondasi utama.
Inspirasi dari Perjalanan Wiwi Fismariza dan Tim
Pencapaian publikasi artikel “Development of AugmentedReality Learning Media Integrated with Experiential Learning to EnhanceStudents’ Chronological Thinking in High School History” di ARmada: Jurnal
Penelitian Multidisiplin menjadi contoh perjalanan akademik yang dapat
menginspirasi peneliti lain. Dokumentasi menyebutkan Wiwi Fismariza sebagai
dosen dan peneliti Universitas Negeri Padang serta mencantumkan artikel pada
Volume 4 Nomor 7, Juli 2026.
Perjalanan tersebut menunjukkan pentingnya konsistensi dalam melakukan penelitian dan mengembangkan karya ilmiah. Setiap artikel memiliki proses dan tantangan tersendiri, sehingga penulis perlu mempersiapkan naskah dengan baik sebelum memasuki proses publikasi.
Baca lainnya:
- Testimoni Angelia Tandi Apsari Publikasi Artikel di Jurnal SINTA 5 Bersama PT AOT Gemilang Publikasi
- Testimoni Sukses Publikasi Jurnal SINTA 5 Clara Putri Lestari Bersama PT AOT Gemilang Publikasi
- Testimoni Publikasi Artikel SINTA 5: Aris Michael Naibaho Bersama PT AOT Gemilang Publikasi Berhasil Terbit di Al-Zayn
- Testimoni Publikasi Jurnal SINTA 5: Perjalanan Himas Sendang Widyas Sari Bersama PT AOT Gemilang Publikasi
- Testimoni Publikasi Jurnal SINTA 5: Kisah Sukses Muhammad Raihan Bersama PT AOT Gemilang Publikasi
FAQ
Apa itu jurnal SINTA 3?
Jurnal SINTA 3 merupakan jurnal yang tercantum dalam sistem akreditasi jurnal
ilmiah nasional pada peringkat SINTA 3. Penulis tetap perlu memeriksa status
jurnal melalui sumber resmi karena status akreditasi dapat berubah.
Apa topik artikel yang dipublikasikan Wiwi Fismariza dan
tim?
Artikel tersebut membahas pengembangan media pembelajaran augmented reality
yang diintegrasikan dengan experiential learning untuk meningkatkan kemampuan
berpikir kronologis siswa dalam pembelajaran sejarah.
Di jurnal mana artikel tersebut diterbitkan?
Dokumentasi mencantumkan artikel tersebut pada ARmada: Jurnal Penelitian
Multidisiplin, Volume 4 Nomor 7, Juli 2026.
Siapa penulis artikel tersebut?
Dokumentasi mencantumkan Wiwi Fismariza, Ridho Bayu Yefterson, Azmi Fitria, dan
Eka Asih Febriani sebagai penulis.
Apakah publikasi jurnal SINTA 3 menjamin artikel langsung
diterima?
Tidak. Setiap jurnal memiliki proses editorial dan kebijakan review sendiri.
Penulis perlu memenuhi pedoman jurnal dan mengikuti seluruh proses yang
ditetapkan.
.png)