Selamat atas Terbitnya Artikel Ilmiah di Jurnal SINTA 5
Publikasi artikel ilmiah di jurnal terakreditasi menjadi
salah satu tahapan penting bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, maupun praktisi
yang ingin mendiseminasikan hasil pemikiran dan penelitiannya secara lebih
luas.
Kabar baik datang dari Aris Michael Naibaho dari Universitas Pelita Bangsa, Indonesia. Artikel berjudul “Analisis
Yuridis Sengketa Sertipikat Ganda Dan Dampaknya Terhadap Kepastian Hukum Hak
Atas Tanah Pada Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bekasi” dinyatakan
diterima untuk dipublikasikan pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum,
jurnal yang tercantum sebagai jurnal SINTA 5.
Dokumentasi penerimaan artikel menunjukkan bahwa artikel
tersebut akan dipublikasikan pada rentang waktu 15 Agustus 2026, dengan
edisi Volume 4 Nomor 4, Juli–Agustus 2026.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu contoh bahwa artikel
dengan fokus kajian hukum dapat diarahkan ke jurnal yang sesuai dengan bidang
keilmuannya melalui proses publikasi ilmiah yang terstruktur.
Mengangkat Isu Sengketa Sertipikat Tanah
Artikel yang dipublikasikan mengangkat isu mengenai sengketa
sertipikat ganda dan dampaknya terhadap kepastian hukum hak atas tanah.
Topik tersebut memiliki keterkaitan dengan persoalan
administrasi pertanahan dan perlindungan kepastian hukum bagi pemegang hak atas
tanah. Permasalahan sertipikat ganda dapat menjadi isu yang kompleks karena
menyangkut dokumen pertanahan, proses administrasi, serta aspek hukum yang
berkaitan dengan kepemilikan dan penguasaan tanah.
Dengan mengangkat kasus pada Badan Pertanahan Nasional
Kabupaten Bekasi, penelitian tersebut memiliki konteks yang lebih spesifik
sehingga pembahasan dapat diarahkan pada persoalan hukum dan administrasi
pertanahan dalam kasus yang menjadi objek kajian.
Bagi pembaca dari bidang hukum, pertanahan, maupun
administrasi publik, tema semacam ini dapat menjadi referensi untuk memahami
bagaimana persoalan sertipikat dan kepastian hukum dapat dikaji melalui
perspektif yuridis.
Publikasi di Jurnal SINTA 5
Jurnal SINTA 5 merupakan salah satu kategori akreditasi
jurnal ilmiah dalam sistem akreditasi jurnal nasional Indonesia.
Bagi penulis, publikasi pada jurnal terakreditasi dapat
menjadi bagian dari rekam jejak akademik dan dokumentasi hasil penelitian.
Namun, setiap jurnal memiliki fokus, ruang lingkup, pedoman penulisan, dan
proses editorial masing-masing.
Karena itu, pemilihan jurnal sebaiknya tidak hanya
mempertimbangkan peringkat SINTA, tetapi juga memperhatikan kesesuaian
bidang artikel, scope jurnal, format naskah, referensi, metode penelitian,
serta ketentuan yang ditetapkan oleh pengelola jurnal.
Mengapa Kesesuaian Jurnal Penting?
Salah satu tahapan yang tidak kalah penting dalam publikasi
ilmiah adalah menentukan jurnal yang sesuai dengan artikel.
Artikel hukum, misalnya, sebaiknya diarahkan kepada jurnal
yang memang memiliki ruang lingkup ilmu hukum atau bidang yang relevan.
Kesesuaian tersebut membantu penulis menghindari kesalahan dalam memilih target
publikasi.
Beberapa hal yang dapat diperiksa sebelum mengirimkan
artikel antara lain:
- Fokus
dan scope jurnal sesuai dengan topik penelitian.
- Status
akreditasi jurnal dapat diperiksa melalui sumber resmi.
- Template
artikel sesuai dengan format naskah.
- Gaya
sitasi dan daftar pustaka mengikuti pedoman jurnal.
- Struktur
artikel memenuhi ketentuan editorial.
- Referensi
ilmiah relevan dan cukup mutakhir.
- Metode
penelitian dijelaskan secara transparan.
- Data
dan pembahasan mendukung tujuan penelitian.
- Originalitas
naskah tetap menjadi perhatian utama.
- Dokumen
pendukung disiapkan sesuai permintaan jurnal.
Persiapan tersebut dapat membantu penulis memiliki naskah
yang lebih siap sebelum masuk ke proses editorial.
Dari Naskah Penelitian Menuju Publikasi
Publikasi artikel ilmiah bukan hanya mengenai menulis
artikel, tetapi juga mengenai bagaimana memastikan naskah memenuhi standar
jurnal yang dituju.
Secara umum, proses publikasi dapat melibatkan beberapa
tahapan, mulai dari penyusunan naskah, pemeriksaan kesesuaian dengan jurnal,
pengiriman artikel, pemeriksaan awal oleh editor, proses review, revisi,
keputusan editorial, hingga penerbitan artikel.
Setiap jurnal dapat menerapkan mekanisme yang berbeda. Oleh
karena itu, penulis perlu mengikuti informasi resmi dari jurnal yang dituju dan
tidak menganggap bahwa seluruh jurnal memiliki prosedur yang sama.
Dalam konteks dokumentasi Aris Michael Naibaho dan Harinanto
Sugiono, surat pernyataan penerimaan menjadi tanda bahwa naskah telah
memperoleh keputusan penerimaan dari pihak jurnal untuk dipublikasikan.
Apresiasi untuk Penulis
Keberhasilan publikasi artikel ilmiah layak menjadi bagian
dari perjalanan akademik penulis.
Selamat kepada Aris Michael Naibaho dan Harinanto Sugiono
atas diterimanya artikel:
“Analisis Yuridis Sengketa Sertipikat Ganda Dan Dampaknya
Terhadap Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Pada Badan Pertanahan Nasional
Kabupaten Bekasi.”
Semoga publikasi tersebut dapat memberikan kontribusi bagi
pengembangan kajian hukum, khususnya yang berkaitan dengan sengketa pertanahan
dan kepastian hukum hak atas tanah.
Semoga pencapaian ini juga menjadi motivasi untuk terus
menghasilkan penelitian dan karya ilmiah berikutnya.
PT AOT Gemilang Publikasi dan Pendampingan Publikasi
Ilmiah
PT AOT Gemilang Publikasi hadir sebagai publication
partner bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, dan penulis yang membutuhkan
pendampingan dalam mempersiapkan publikasi ilmiah.
Pendampingan publikasi dapat mencakup proses persiapan
naskah, pengecekan kesesuaian dengan target jurnal, serta pendampingan
administratif sesuai kebutuhan penulis.
Dalam memilih layanan publikasi, penulis tetap perlu
memastikan bahwa proses yang dilakukan transparan dan tidak menjanjikan hasil
yang berada di luar kewenangan pihak pendamping. Keputusan penerimaan artikel
tetap berada pada editor dan pengelola jurnal sesuai mekanisme editorial yang
berlaku.
Hal ini penting karena kualitas publikasi tidak hanya
ditentukan oleh target akreditasi jurnal, tetapi juga oleh kualitas dan
relevansi artikel yang dikirimkan.
Publikasi Ilmiah Bukan Sekadar Mengejar Jurnal
Bagi akademisi, publikasi seharusnya tidak berhenti pada
pencapaian “artikel terbit”.
Artikel ilmiah yang baik perlu memberikan manfaat bagi
pembaca dan bidang ilmu yang dibahas. Penulis dapat menggunakan publikasi
sebagai sarana untuk menyebarluaskan hasil penelitian, membangun rekam jejak
akademik, serta membuka peluang pengembangan penelitian selanjutnya.
Karena itu, proses publikasi idealnya dimulai dari topik
penelitian yang jelas, data yang dapat dipertanggungjawabkan, metode yang
tepat, pembahasan yang kuat, referensi yang relevan, dan pemilihan jurnal yang
sesuai.
Pendekatan tersebut juga sejalan dengan prinsip Google yang
mengutamakan konten yang membantu pembaca, memberikan informasi orisinal, dan
dibuat terutama untuk manusia, bukan semata-mata untuk mengejar peringkat
pencarian.
Baca lainnya:
Testimoni Publikasi Jurnal SINTA 5: Kisah Sukses Muhammad Raihan Bersama PT AOT Gemilang Publikasi
Testimoni Sukses Publikasi Jurnal SINTA 5 Clara Putri Lestari Bersama PT AOT Gemilang Publikasi
